![]() |
| Kapal KM Sinar Bangun |
“Selanjutnya kami serahkan hasil ini kepada pihak berwenang untuk langkah-langkah strategis berikutnya,” demikian isi konfirmasi yang beredar Senin malam, 25/6/18. Kapal itu ditemukan di koordinat 2 deg 47’ 3.835 N 98 deg 46’ 10.767 E pada kedalaman sekitar 450 meter.
Menurut pernyataan Tim SAR Gabungan, bangkai kapal yang ikut menyeret ratusan penumpangnya itu ditemukan oleh tim survey Basarnas dan Mahakarya Geo Survey-Ikatan Alumni ITB sekitar pukul 11.12 WIB. Tetapi, dengan kedalaman hampir 500 meter, tim Hydrography untuk Negeri mengusulkan mobilisasi ROV ECA H1000 semi work class.
"Mengingat kondisi kedalaman yang mencapai 450 meter, kami usulkan untuk memobilisssi ROV ECA H1000 semi work class. Ini untuk membantu proses pengangkatan kapal," ujar pernyataan Tim SAR Gabungan.
Menteri Sosial Idrus Marham yang memimpin upaya pencarian membenarkan kabar tersebut. Meski demikian, dia mengatakan, hasil temuan ini masih perlu ditindaklanjuti lebih jauh. "Kita berdoa semoga bisa cepat diselesaikan," kata salah seorang warga.
Dalam keterangan resmi, tim gabungan tersebut mengingatkan beberapa hal sebelum mengangkat Kapal Motor Sinar Bangun itu ke permukaan. Hal ini, sepenuhnya akan diserahkan kepada pihak berwenang.
![]() |
| Tim SAR |
Atas penemuan tersebut, Tim SAR Gabungan juga berterima kasih kepada masyarakat untuk doa dan dukungan dalam upaya pemetaan Hydrography tersebut.
Dari foto penampakan kapal, terlihat ada sejumlah kerusakan, utamanya pada bagian samping atas. Namun, bagian-bagian kapal lainnya tampak utuh lengkap dengan terpal penutup pada dek atas.
Lampu-lampu di bagian depan kapal juga terlihat jelas. Namun, posisi kapal di dasar danau sendiri terlihat sedikit miring ke kiri.
Sejauh ini, belum tersiar kabar penemuan lebih dari 180 penumpang yang masih hilang. Toh dengan penemuan KM Sinar Bangun di dasar Danau Toba, waktu pencarian korban pun diperpanjang.





0 komentar:
Posting Komentar